Berikut Ini Pentingnya Olahraga Aerobik Bagi Para Penyandang Disabilitas

Para penyandang disabilitas tentu akan merasakan kesulitan jika mereka harus mengerjakan berbagai pekerjaan atau aktivitas seperti orang normal lainnya kompasiana. Aktivitas yang dikerjakan oleh para penyandang disabilitas biasanya akan berbeda dari kebanyakan orang. Meskipun sama, biasanya tingkat kesulitannya akan dibuat berbeda. Untuk itu, pekerjaan yang dipilih oleh para penyandang disabilitas juga biasanya berbeda dari orang normal lainnya.

Biasanya, mereka yang memiliki keterbatasan juga akan memilih pekerjaan yang benar-benar tepat untuk mereka. Sayangnya, beberapa dari mereka tetap merasa kesulitan saat harus mencari pekerjaan yang tepat. padahal, sudah ada beberapa perusahaan yang membuka kesempatan untuk para penyandang disabilitas. Mereka yang memiliki keterbatasan juga tetap harus memiliki kegiatan atau pekerjaan yang tepat. Untuk kegiatan yang bisa dilakukan oleh para penyandang disabilitas harus dipilih yang benar-benar tepat.

Jika mengacu pada jumlah penyandang disabilitas yang ada di Amerika Serikat, lebih dari 21 juta orang dewasa di Amerika Serikat berusia 18 – 64 tahun memiliki keterbatasan. Hal ini mencakup orang dewasa dengan kesulitan berjalan atau menaiki tangga; pendengaran; melihat; atau berkonsentrasi, mengingat, atau membuat keputusan. Orang dewasa penyandang disabilitas tiga kali lebih mungkin memiliki penyakit jantung, stroke, diabetes, atau kanker. Aktivitas fisik aerobik dapat membantu mengurangi dampak penyakit kronis ini, namun hampir setengah dari semua orang dewasa penyandang cacat tidak memiliki waktu luang aktivitas fisik aerobik.

Untuk itu, Dokter dan profesional kesehatan lainnya dapat berperan dalam mempromosikan aktivitas fisik di antara pasien dewasa mereka yang cacat. Orang dewasa penyandang cacat 82% lebih mungkin aktif secara fisik jika dokter mereka merekomendasikannya, daripada jika mereka tidak mendapatkan rekomendasi dokter. Namun, hanya 44% orang dewasa penyandang disabilitas yang mengunjungi dokter dalam satu tahun terakhir dan menerima rekomendasi aktivitas fisik dari dokter. mereka. Padahal, dengan adanya aktivitas fisik tersebut, seseorang akan bisa menjadi lebih sehat dan mencegah berbagai penyakti untuk datang ke tubuh mereka.

Semua orang dewasa harus menghindari ketidakaktifan. Beberapa aktivitas fisik lebih baik daripada tidak sama sekali, dan orang dewasa yang berpartisipasi dalam aktivitas fisik apa pun memperoleh sejumlah manfaat kesehatan.
Aktivitas aerobik harus dilakukan setidaknya 10 menit setiap hari. Dengan begitu, maka kesehatan para penyandang disabilitas bisa terpantau dengan baik dan bahkan mereka bisa meningkatkan kesehatan mereka.

Untuk melakukan aktivitas aerobik, beberapa tips ini bisa dilakukan.
– Setidaknya 2 jam dan 30 menit (150 menit) dalam seminggu melakukan aktivitas fisik aerobik dalam intensitas sedang (jalan cepat; mendorong diri di kursi roda); atau
– 1 jam 15 menit (75 menit) dalam seminggu melakukan aktivitas fisik aerobik intensitas tinggi (Jogging, bola basket kursi roda);
– Campuran dari aktivitas fisik aerobik intensitas sedang dan kuat setiap minggu.